Hima Fisioterapi UNESA Sukses Gelar Mediheal 2025: Cerdas Cermat Mahasiswa Fisioterapi se-Jawa Timur, UNESA Raih Juara 1
Surabaya,
19 Oktober 2025, Himpunan Mahasiswa Fisioterapi (Hima Fisio) Universitas Negeri
Surabaya (UNESA) sukses menyelenggarakan kegiatan Mediheal 2025: Lomba Cerdas
Cermat Mahasiswa Fisioterapi se-Jawa Timur secara daring (online).
Kegiatan
ini menjadi ajang bergengsi bagi mahasiswa fisioterapi dari berbagai perguruan
tinggi di Jawa Timur untuk menunjukkan kemampuan akademik sekaligus mempererat
jejaring antar calon fisioterapis.
Mengusung
tema “Sport Science dan Muskuloskeletal: Dari Cedera ke Pemulihan Optimal,”
kompetisi ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Medical and Health
Competition (Mediheal) yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan
pemahaman mahasiswa mengenai ilmu sport science dan sistem muskuloskeletal,
khususnya dalam konteks pencegahan, penanganan, serta pemulihan cedera.
Peserta
diuji melalui beberapa tahap, mulai dari babak penyisihan, semifinal, hingga
babak final dengan variasi bentuk soal seperti pilihan ganda, true or false
statements, hingga studi kasus cedera yang menuntut penerapan teori fisioterapi
secara ilmiah dan praktis. Kompetisi ini dirancang tidak hanya untuk menguji
kecepatan berpikir, tetapi juga kemampuan analisis, kerja sama tim, serta
keterampilan komunikasi ilmiah para peserta.
Mediheal
2025 diikuti oleh sejumlah universitas, di antaranya Universitas Muhammadiyah
Sidoarjo (UMSIDA), Universitas Airlangga (UNAIR), dan beberapa perguruan tinggi
lainnya di wilayah Jawa Timur. Para peserta bersaing dalam menjawab berbagai
soal seputar anatomi, fisiologi, fisioterapi klinik, dan sport rahabilitation.
Menariknya, dalam ajang yang diselenggarakan oleh Hima Fisioterapi UNESA ini, Tim Fisioterapi UNESA sendiri berhasil meraih Juara 1, disusul oleh Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) di posisi Juara 2, dan Universitas Airlangga (UNAIR) sebagai Juara 3.
Tim
UNESA yang beranggotakan Citra Adhitya Putri, Natali Anno Angel Simamora, dan
Andara Gita, tampil konsisten dan menunjukkan penguasaan materi yang baik sejak
babak penyisihan hingga final, berkat kerja sama tim yang solid dan kesiapan
akademik yang matang.
Ketua
Hima Fisioterapi UNESA, Mohammad Akbar Haidar, menyampaikan bahwa pelaksanaan
kegiatan secara daring justru menjadi peluang untuk memperluas jangkauan dan
meningkatkan partisipasi mahasiswa fisioterapi di seluruh Jawa Timur.
“Kami
ingin menciptakan wadah kompetisi yang tidak hanya menguji pengetahuan, tetapi
juga memperkuat semangat kolaborasi dan profesionalisme antar mahasiswa
fisioterapi,” ujarnya (19/10/25).
Ketua
pelaksana Mediheal 2025, Muhammad Ijlal Firdaus, turut menyampaikan
apresiasinya atas antusiasme peserta dan kerja keras panitia selama proses
persiapan hingga pelaksanaan.
“Lomba
ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk mengasah kemampuan
berpikir kritis, komunikasi ilmiah, dan semangat kolaboratif antar mahasiswa
fisioterapi di Jawa Timur,” tuturnya (19/10/25).
Kegiatan
Mediheal 2025 berlangsung lancar, interaktif, dan mendapat apresiasi positif
dari seluruh peserta. Keberhasilan acara ini sekaligus memperkuat komitmen Hima
Fisio UNESA untuk menghadirkan kegiatan edukatif yang mendukung pengembangan
kompetensi mahasiswa fisioterapi, baik dalam bidang akademik maupun
profesional.
Melalui
kegiatan ini, Hima Fisioterapi UNESA tidak hanya berhasil menciptakan ruang
kompetisi yang sehat, tetapi juga membuktikan keunggulan mahasiswanya dalam
dunia fisioterapi.
Diharapkan Mediheal dapat terus menjadi agenda rutin yang mendorong mahasiswa untuk terus belajar, berprestasi, dan membawa nama baik fisioterapi UNESA di tingkat yang lebih luas.