Tiga Dosen Fisioterapi Raih Prestasi di Kancah Internasional: Berpartisipasi dalam PIT PDSKO & MISS 2025 di Bali!
Bali, 1 November 2025 – Prodi S1 Fisioterapi, Fakultas
Kedokteran UNESA kembali mengukir prestasi dengan mengirimkan perwakilan
terbaiknya dalam ajang ilmiah bergengsi. Tiga dosen tsb, yaitu Firdausi
Kahfi Maulana, S.Tr.Fis., M.Pt., Nur Luthfiatus Solikah, S.Pd., M.Or. dan
Resti Nurpratiwi, S.Ft., M.Fis. sukses
berpartisipasi aktif dalam 10th Annual Scientific Meeting (ASM) Indonesia
Sports Medicine Association (PDSKO) yang dirangkaikan dengan
Malaysian-Indonesian Sports Symposium (MISS) 2025.
Acara yang berlangsung selama tiga hari penuh, mulai dari 30
Oktober hingga 1 November 2025 di Hotel Plaza Sanur, Denpasar, Bali, ini
menjadi forum penting bagi para profesional kesehatan, khususnya di bidang
kedokteran olahraga dan rehabilitasi.
Dalam pertemuan ini, para dosen Fisioterapi terlibat aktif
dalam sesi-sesi diskusi, workshop, dan presentasi poster/oral yang
berfokus pada:
- Pencegahan dan Penanganan Cedera
Olahraga: Khususnya fokus pada Ankle Injury (Cedera Pergelangan
Kaki), sesuai dengan tema MISS 2025.
- Peran Fisioterapi dalam Sport Wellness: Strategi
pemulihan, nutrisi, dan peningkatan performa atlet.
- Kolaborasi Multidisiplin: Memperkuat sinergi
antara Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (Sp.KO), Dokter Ortopedi, dan
Fisioterapis dalam manajemen atlet.
Kehadiran dalam simposium ini juga membuka peluang kerjasama
akademik dan penelitian dengan institusi dari Malaysia serta negara lain yang
turut hadir. Diharapkan, ilmu yang diperoleh dari acara ini akan segera diimplementasikan
melalui penelitian, publikasi, dan peningkatan mutu perkuliahan di program
studi Fisioterapi.
Kegiatan simposium internasional tersebut termasuk ke dalam:
- SDG
3 (Kesehatan Baik): Fokus pada pencegahan/penanganan cedera
olahraga dan sport wellness untuk meningkatkan
kesehatan.
- SDG
4 (Pendidikan Berkualitas): Penerapan ilmu dari simposium
untuk meningkatkan mutu perkuliahan Fisioterapi.
- SDG 17 (Kemitraan): Pembangunan kolaborasi multidisiplin dan internasional dalam ilmu kesehatan olahraga.