Uji Publik Kurikulum Fisioterapi FK Unesa
Kurikulum merupakan jantung dari setiap
program pendidikan di universitas. Untuk memastikan relevansi dan kualitasnya,
Universitas Negeri Surabaya (UNESA) melibatkan berbagai pemangku kepentingan,
termasuk praktisi industri, dalam pengembangan dan evaluasi kurikulum Prodi S1
Fisioterapi, Fakultas Kedokteran. UNESA menerapkan proses uji publik kurikulum guna
memastikan bahwa materi pembelajaran selaras dengan kebutuhan industri dan
perkembangan keilmuan terkini. Langkah ini melibatkan akademisi dan praktisi (fisioterapis)
dari rumah sakit dan klinik.
Kegiatan uji publik kurikulum S1 Fisioterapi UNESA
dilaksanakan secara luring pada Hari Rabu, Tanggal 21 Agustus 2024.
Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari rumah sakit, klinik rehabilitasi, serta
dosen Prodi S1 Fisioterapi. Kegiatan tersebut mengundang narasumber fisioterapi
dari RSPAL dr. Ramelan Surabaya, bapak Deddy
Herman Prasetijo, S.Ft. dan Fisioterapis dari Klinik Fisiokeluarga Bapak Eko
Rahmadhon Prasetyono, S.Fis., Ftr.
Kegiatan uji publik
diawali dengan pemaparan kurikulum dari dosen Prodi Fisioterapi, FK UNESA
kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama narasumber. Menurut Bapak Deddy Herman Prasetijo, S.Ft.,
Fisioterapis dari RSAL, "Dunia kesehatan, termasuk
fisioterapi, terus berkembang. Kurikulum harus adaptif terhadap kemajuan
teknologi dan metode terapi baru agar lulusan siap bersaing di dunia kerja."
Sementara itu, Bapak Eko Rahmadhon
Prasetyono, S.Fis., Ftr., dari Klinik Fisiokeluarga Surabaya, menekankan
bahwa "Keterampilan praktikal dan pemahaman kasus riil sangat
penting. Kolaborasi antara akademisi dan praktisi memastikan mahasiswa tidak
hanya menguasai teori tetapi juga aplikasi klinis."
Dengan dilaksanakannya acara tersebut diharapkan mahasiswa dapat memiliki kompetensi klinis yang kuat, kemampuan adaptasi di berbagai setting kerja dan pemahaman teknologi rehabilitasi yang mutakhir.