Belajar Beradaptasi di Dunia Perkuliahan
Oleh: Vania Malva Syakira
Terkadang saya merasa hilang arah, tetapi masuk jurusan Fisioterapi Universitas Negeri Surabaya merupakan salah satu pilihan yang telah saya pilih dengan kesadaran penuh. Saya menganggap bahwa di sini lah tempat bernaung saya saat ini. Sebagai mahasiswa, saya selalu berusaha untuk menjalankan kewajiban saya untuk menuntut ilmu walau sejauh apapun. Saya berpikir bahwa terjun ke dunia perkuliahan artinya siap untuk menjadi mandiri.
Pada awalnya, saya berusaha terbiasa dengan segala aktivitas dan kepadatan di dunia perkuliahan. Rutinitas yang berbeda saat berada di rumah dan di kos terkadang membuat saya kebingungan. Selain itu, saya terkadang masih belum bisa beradaptasi dengan cuaca di Surabaya. Cuaca panas membuat saya harus mengonsumsi air mineral jauh lebih banyak daripada saat berada di kampung halaman. Namun, tidak jarang saya mengalami dehidrasi karena kekurangan cairan tubuh.
Pada awal perkuliahan, saya kurang bisa mengatur pola makan sehingga terkadang membuat saya terlihat lemas dan pucat karena asupan makan yang kurang. Sering kali saya merasa pusing dan kurang fokus dan membuat saya kesulitan untuk beraktivitas dengan normal. Saat dilakukan pemeriksaan di Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Surabaya, kakak yang memeriksa saya mengatakan bahwa tekanan darah saya rendah dan menyarankan untuk mengonsumsi buah alpukat.
Saya menyadari betapa pentingnya menjaga kesehatan terutama saat jauh dari orang tua agar dapat menjalani perkuliahan dengan baik. Beberapa cara yang bisa dilakukan adalah dengan rutin menjaga asupan makan, rajin mengonsumsi vitamin dan tablet tambah darah. Selain itu, konsumsi buah seperti alpukat, mangga, dan buah naga dapat membantu penyerapan zat besi dalam tubuh.
Sumber Gambar: Alodokter (https://www.alodokter.com)