SEMANGKUK PENGOBAT RINDU
Oleh: Akita Huria Hanum
Menjadi mahasiswa perantau bukanlah hal yang mudah. Jauh dari keluarga, penyesuaian terhadap kebiasaan yang baru, dan rasa rindu akan suasana rumah dan masakan kampung halaman sering mucul secara tiba tiba dikala malam sunyi dan tugas yang menumpuk. Bagi sebagian orang, cara terbaik mengobati rindu adalah dengan video call keluarga. Namun bagi sebagian lainnya hal itu tidak cukup untuk mengobati peraasaan rindu akan kampung halaman. Salah satu obat yang dapat memulihkan rasa rindu tersebut adalah dengan makan-makanan khas daerahnya.
Sebagai seorang perantau dari Kalimantan Selatan yang berkuliah di Universitas Negeri Surabaya, saya akan memberikan resep masakan khas daearah saya yaitu Hintalu Batanak. Makanan tradisional banjar yang identik dengan telur yang dimasak dengan santan hingga mengental.
Hintalu batanak, dalam bahasa Banjar, "hintalu" berarti telur dan "batanak" merujuk pada proses memasak dengan santan hingga santannya mengental atau "tanak". Masakan ini sering kali dikombinasikan dengan bahan lain seperti ikan asin.
Cara Memasak Hintalu Batanak
Untuk membuat hintalu batanak, bahan bahan yang diperlukan cukup sederhana.
- Telur bebek/ayam
- 1 sachet santan cair
- Kunyit sachet
- Serai
- Bawang merah
- Bawang putih
- Garam secukupnya
- Gula secukupnya
- Cabe dan tomat(opsional)
Cara membuat :
- Siapkan semua bahan
- Potong-potong bawang putih dan bawang merah
- Masak air hingga mendidih, kemudian masukan bahan bahan lainnya seperti bawang putih,bawang merah,serai,cabe, dan tomat
- Tambahkan santan dan kunyit lalu pecahkan telur ke dalam panci
- Masukan garam dan gula secukupnya
- Masak hingga telur matang
- Dan hintalu batanak siap disajikan
Menurut saya makanan daerah seperti hintalu betanak tidak hanya sekedar masakan biasa, tetapi merupakan jembatan antara diri dan rumah. Rasa rindu memang tidak hilang begitu saja. Namun melalui semangkuk hintalu batanak saya mengetahui bahwa rumah tidak selalu mengenai tempat, tetapi tentang rasa yang kita bawa kemanapun kita pergi.
Source : Resep Hintalu Betanak” — © 2025 Mama Aisya Wafi. https://share.google/images/oy5kRdCP3V0AtDyT8